Pages

Thursday, October 31, 2019

Hellooowww, Yakin Mau Buang Dolar?

Hellooowww, Yakin Mau Buang Dolar?

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) adalah perekonomian terbesar di dunia. Negeri Paman Sam juga merupakan negara konsumen terbesar di planet ini.

Bank Dunia mencatat konsumsi AS pada 2017 mencapai US$ 13,32 triliun. Bahkan Uni Eropa yang merupakan gabungan lebih dari 20 negara saja masih kalah.


Oleh karena itu, wajar jika dolar AS adalah mata uang yang paling banyak beredar di dunia. Mau bagaimana lagi, pembeli terbesar di bumi berasal dari AS. Jadilah dolar AS sebagai mata uang global.

Dana Moneter Internasional (IMF) membukukan bahwa total cadangan devisa dunia pada kuartal II-2019 adalah setara dengan US$ 11,73 triliun. Dari jumlah tersebut, US$ 6,79 triliun (57,88%) benar-benar berupa dolar AS.

Situasi ini membuat dolar AS menjadi sangat menentukan arah perekonomian global. Lihat saja, setiap kali Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) akan mengumumkan suku bunga acuan, pasti menjadi peristiwa yang jadi perhatian utama pelaku pasar.

Halaman Selanjutnya >>>>


Intip 'Seramnya' Perayaan Halloween di Dunia

Intip 'Seramnya' Perayaan Halloween di Dunia

[unable to retrieve full-text content]Hari Halloween yang jatuh pada hari Kamis (31/10/2019) dirayakan di seluruh dunia dengan cara yang berbeda-beda.

Halaman Selanjutnya >>>>


Bukan Cuma Melemah, Rupiah Kini Terlemah di Asia!

Bukan Cuma Melemah, Rupiah Kini Terlemah di Asia!

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih saja melemah di perdagangan pasar spot hingga tengah hari ini. Faktor domestik kemungkinan menjadi pemberat langkah rupiah.

Pada Jumat (1/11/2019) pukul 12:14 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 14.055. Rupiah melemah 0,16% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Kala pembukaan pasar, rupiah masih melemah tetapi 'hanya' 0,06%. Selepas itu, pelemahan rupiah semakin dalam dan dolar AS leluasa menjelajahi kisaran Rp 14.000.


Sebelum pembukaan pasar spot, langkah rupiah sudah penuh tantangan karena ada data Purchasing Managers' Index (PMI). Data ini adalah salah satu leading indicator penting yang bisa menjadi gambaran prospek ekonomi ke depan.

Pada 07:30 WIB, IHS Markit mengumumkan bahwa PMI manufaktur Indonesia berada di 47,7 pada Oktober. Turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 49,1 dan menjadi angka terendah setidaknya sejak 2016.

PMI menggunakan angka 50 sebagai titik mula. Apabila di bawah 50, berarti dunia usaha sedang tidak melakukan ekspansi, yang ada malah kontraksi. Malangnya, PMI Indonesia sudah berada di bawah 50 dalam empat bulan terakhir.

Kelesuan dunia usaha ini kemungkinan membuat data inflasi menjadi hambar. Padahal inflasi Oktober lebih rendah dari ekspektasi pasar.


Pada Oktober, terjadi inflasi 0,02% secara bulanan (month-on-month/MoM). Sementara inflasi tahunan (year-on-year/YoY) berada di 3,13% dan inflasi inti tahunan adalah 3,2%.

Realisasi ini lebih rendah ketimbang ekspektasi pasar. Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan inflasi bulan sebesar 0,12%, tahunan 3,23%, dan inti tahunan 3,3%.

Halaman Selanjutnya >>>>


Wow! Investasi Reksa Dana Bakal Mudah, Cukup Pakai e-Wallet

Wow! Investasi Reksa Dana Bakal Mudah, Cukup Pakai e-Wallet

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebentar lagi membeli instrumen investasi reksa dana akan dapat dilakukan menggunakan e-wallet. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui tengah melakukan kajian untuk rencana tersebut dan diharapkan tahun depan sudah bisa diimplementasikan.

Dewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen mengatakan setidak sudah ada dua e-wallet yang tengah di-review oleh OJK supaya bisa dijadikan sumber dana untuk melakukan pembelian reksa dana.

"Lagi dikaji, nanti kita akan update. Ya [baru ada dua e-wallet]," kata Hoesen di Hotel Indonesia, Kempinski, Jakarta, Jumat (1/11/2019).


Perlu diketahui, sebelumnya sempat diberitakan bahwa salah satu dompet digital milik Lippo Group, OVO telah mempersiapkan kerja sama untuk menyinergikan uang elektronik dan e-investing di Indonesia dengan Bareksa. Hal ini disampaikan oleh Co-founder sekaligus CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra.
Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk akuisisi startup jual-beli reksa dana ini senilai US$20 juta atau setara Rp 280 miliar oleh OVO.

"Mengenai invesment, Bareksa memang sedang melakukan second fund rising dan sedang berbicara secara insentif dengan beberapa strategic investor potensial," ujar Karaniya melalui WhatsApp kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

Bareksa merupakan marketplace reksa dana online terintegrasi pertama di Indonesia yang bernaung di bawah PT Bareksa Portal Investasi yang didirikan 2013 silam.

Saat ini Karania sendiri sudah diangkat bos baru atau Presiden Direktur di perusuhaan pengelola OVO, yakni PT Visionet International.

Pengangkatan ini dilakukan pada Kamis (19/9/2019) dengan menggantikan posisi Andrian Suherman yang memimpin OVO tiga tahun terakhir.

Dompet digital lainnya yang disebut-sebut akan mengikuti langkah OVO adalah DANA, dompet digital milik PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) dan Ant Financial. (hps/hps)

Halaman Selanjutnya >>>>


Mendagri Tito ke Idham Azis: Jadi Kapolri Gak Gampang

Mendagri Tito ke Idham Azis: Jadi Kapolri Gak Gampang

Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Kepala Kepolisian Republik Indonesia Idham Azis di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Mantan Kapolri yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa akan ada banyak pekerjaan yang sudah menanti Idham Azis sebagai pucuk tertinggi aparat kepolisian.

"Jadi Kapolri gak gampang, karena internal saja harus ngurusin 450 ribu orang. Eksternal ada 34 Polda, 500 lebih Polres, hampir 5.000 Polsek," kata Tito di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.


Tito yang selama 3 tahun menjabat sebagai Kapolri mengutarakan bahwa penegakan hukum di Indonesia yang merupakan negara pluralistik dan demokrasi yang cenderung bebas bukan perkara mudah.

"Jadi permasalahan ideologis, politis, Pilkada tahun depan 270 daerah itu akan banyak sekali. Lalu permasalahan kejahatan konvensional seperti perampokan, begal, kekayaan negara, ilegal fishing. Komplek sekali," ujarnya.

Tito mengaku siap untuk bekerja sama dengan Kapolri Idham dalam konteks mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan begitu, stabilitas keamanan diharapkan tetap terjaga.

"Saya pembina untuk kepala daerah. Ya jadi nanti di situ kan kita mengenal adanya Forkompimda, di mana kepala daerah adalah pimpinannya. Kita harapkan nanti ada kekompakan di tiap daerah di antara Forkompinda," ujarnya.

"Dalam konteks di atas sebagai pembina kepala daerah, saya selaku Mendagri tentunya akan mendorong para kepala daerah untuk membangun sinergi yang bagus dengan kepolisian, dengan TNI," tambah Tito.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)

Halaman Selanjutnya >>>>


Khasiat The Fed Kurang Manjur, Saatnya Pantau Data Inflasi

Khasiat The Fed Kurang Manjur, Saatnya Pantau Data Inflasi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditutup bervariatif cenderung melemah pada perdagangan kemarin (31/10/2019). Baik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sama-sama terkoreksi. Sedangkan harga obligasi pemerintah ditutup menguat.

Bursa saham acuan Ibu Pertiwi sepanjang perdagangan kemarin anteng di zona merah hingga akhirnya ditutup terperosok 1,07% ke level 6.229,32 indeks poin.


Saham-saham yang berkontribusi signifikan menekan kinerja IHSG termasuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk/TLKM (-3,75%), PT Sinar Mas Multiartha Tbk/SMMA (-19,79%), PT Bayan Resources Tbk/BYAN (-15,9%), PT Perusahaan Gas Negara Tbk/PGAS (-13,52%), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk/BBRI (-0,94%).
Lalu Mata Uang Garuda tercatat melemah tipis 0,07%, di mana pada penutupan pasar spot US$ 1 dibanderol Rp 14.032. Padahal rupiah nyaris seharian menguat di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan kala pembukaan pasar, dolar AS berhasil dipaksa lengser ke bawah Rp 14.000 karena rupiah menguat 0,23%.

Sedangkan, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun 3,3 basis poin (bps) menjadi 7%. Penurunan yield menandakan harga obligasi sedang naik karena tingginya permintaan.

Sebenarnya, pergerakan pasar keuangan Tanah Air dipengaruhi beberapa sentimen.

Kinerja IHSG dibebani oleh aksi ambil untung alias profit taking yang telah menghantui bursa saham sejak pekan lalu. Pasalnya, pada bulan ini IHSG sempat tercatat menguat hingga 10 hari beruntun yakni pada periode 11-24 Oktober. Dalam periode tersebut, IHSG menguat 5,25%.

Belum lagi, setelah membukukan koreksi pada Jumat (25/10/2019) pekan lalu, selama 3 hari beruntun awal pekan ini, IHSG kembali finis di zona hijau dengan total penguatan 0,69%.

Oleh karena itu wajar saja jika jika hasrat pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan di pasar saham begitu terasa dalam beberapa hari terakhir.


Sementara itu, pelemahan rupiah besar kemungkinan karena faktor musiman. Kebutuhan valas korporasi memang sedang tinggi saat akhir bulan karena ada kewajiban pembayaran utang, impor, dan sebagainya. Rupiah pun mengalami tekanan jual dan akhirnya melemah.

Di lain pihak, harga obligasi pemerintah Indonesia masih dapat mencatatkan penguatan seiring dengan sentimen positif dari bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) yang memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 1,5-1,75%.

Pemangkasan federal funds rate merupakan berita baik bagi instrumen keuangan berbasis rupiah, seperti obligasi, karena suku bunga acuan yang rendah berarti dolar AS kehilangan katalis positif untuk menarik aksi beli pelaku pasar. Pasalnya, imbal hasil yang diperoleh semakin menipis.

[Gambas:Video CNBC]

Halaman Selanjutnya >>>>


Pollux Cetak Laba Bersih Rp 37,08 Miliar

Pollux Cetak Laba Bersih Rp 37,08 Miliar

Jakarta, CNBC Indonesia- Pendapatan PT Pollux Properti Indonesia Tbk (IDX: POLL) meningkat dari pendapatan Rp 353,44 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp 37,08 miliar.

Simak informasi selengkapnya di squawk Box, CNBC Indonesia (Jumat, 01/11/2019) berikut ini.

Halaman Selanjutnya >>>>


Hantu Resesi Hong Kong dan Kinerja Emiten Bikin IHSG Drop 0,38%

Hantu Resesi Hong Kong dan Kinerja Emiten Bikin IHSG Drop 0,38%

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan terakhir di pekan ini, Jumat (1/11/2019), di zona merah.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 0,04% ke level 6.225,82. Per akhir sesi satu, koreksi indeks saham acuan di Indonesia tersebut sudah bertambah dalam menjadi 0,38% ke level 6.204,58.

Jika koreksi IHSG pada hari ini bertahan hingga akhir perdagangan, maka akan menandai koreksi selama dua hari beruntun.


Kinerja IHSG senada dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang juga sedang melaju di zona merah. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei jatuh 0,43%, Hang Seng terkoreksi 0,25%, dan indeks Straits Times berkurang 0,3%.

Bursa saham Benua Kuning melemah seiring dengan Hong Kong yang kini telah resmi memasuki periode resesi. Kemarin, Kamis (31/10/2019), Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2019.

Pada tiga bulan ketiga tahun ini, perekonomian Hong Kong diketahui membukukan kontraksi sebesar 3,2% secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ).

Sebagai informasi, resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang sangat signifikan yang berlangsung selama lebih dari beberapa bulan, seperti dilansir dari Investopedia. Sebuah perekonomian bisa dikatakan mengalami resesi jika pertumbuhan ekonominya negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Lantaran pada kuartal II-2019 perekonomian Hong Kong sudah terkontraksi sebesar 0,4% secara kuartalan, pertumbuhan ekonomi yang kembali negatif secara kuartalan pada kuartal III-2019 resmi membawa Hong Kong mengalami resesi untuk kali pertama sejak tahun 2009, kala krisis keuangan global menerpa.

Aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi di sana selama nyaris lima bulan sukses menekan laju perekonomian dengan sangat signifikan, seiring dengan terkontraksinya sektor pariwisata dan ritel. Untuk diketahui, aksi demonstrasi besar-besaran yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi di Hong Kong pada awalnya dipicu oleh penolakan terhadap RUU ekstradisi.

Pada bulan lalu, Menteri Keuangan Hong Kong Paul Chan mengatakan bahwa jumlah turis yang mengunjungi Hong Kong pada periode Agustus 2019 ambruk nyaris 40% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontraksi pada jumlah turis yang mengunjungi Hong Kong di bulan Agustus jauh lebih dalam ketimbang penurunan pada periode Juli 2019 yang hanya sebesar 5%.

Sebelum pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi Hong Kong periode kuartal III-2019 dirilis, memang pemerintahnya sendiri sudah memproyeksikan bahwa Hong Kong akan resmi mengalami resesi.

Pada akhir pekan kemarin, Chan memperingatkan bahwa Hong Kong akan resmi mengalami resesi.

"Dampak (dari aksi demonstrasi) terhadap pereknomian kita signifikan," tulis Chan dalam sebuah postingan di blog.

Dirinya kemudian menambahkan bahwa akan menjadi "sangat sulit" untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dibuat sebelum aksi demonstrasi meledak. Sebelum aksi demonstrasi meledak, pemerintah Hong Kong menargetkan perekonomian akan tumbuh sebesar 0,1% pada tahun 2019, seperti dilansir dari ABC.

Kemudian pada hari Selasa (29/10/2019), Pemimpin Eksekutif Hong Kong Carrie Lam mengatakan bahwa terdapat kemungkinan yang besar perekonomian Hong Kong akan tumbuh negatif untuk keseluruhan tahun 2019, seperti dilansir dari BBC. Lam juga mengatakan bahwa pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi Hong Kong periode kuartal III-2019 akan resmi menempatkan Hong Kong dalam periode resesi.

Melansir World Economic Outlook edisi April 2018 yang dipublikasikan oleh International Monetary Fund (IMF), Hong Kong merupakan negara dengan nilai perekonomian terbesar ke-35 di dunia. Walaupun tidak sebesar AS dan China yang kini tengah terlibat perang dagang, tentu posisi Hong Kong di tatanan perekonomian dunia tak bisa dianggap sepele.

Alhasil, tekanan yang signifikan terhadap perekonomian Hong Kong akan membawa dampak negatif yang cukup signifikan terhadap perekonomian dunia.

Halaman Selanjutnya >>>>


Klarifikasi Semen Garuda Soal Pemberitaan CNBC Indonesia

Klarifikasi Semen Garuda Soal Pemberitaan CNBC Indonesia

Jakarta, CNCB Indonesia- Pada tanggal 15 Juli 2019 CNBC Indonesia mempublikasikan video dengan judul "Ngeri! Semen Murah China Ubrak-Abrik Semen Lokal". Berikut merupakan video berisi hak jawab dari pihak Semen Garuda dari beberapa konten pada video sebelumnya.

Video ini juga berisi permintaan maaf CNBC Indonesia kepada Semen Garuda dan masyarakat yang mengacu pada risalah penilaian Dewan Pers, 28 Oktober 2019 soal pemberitaan tidak akurat, tidak uji informasi, dan tidak berimbang.

Simak Video berikut:

Halaman Selanjutnya >>>>


Mantap! Top Up E-Money Kini Bisa Pakai Aplikasi LinkAja

Mantap! Top Up E-Money Kini Bisa Pakai Aplikasi LinkAja

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilik e-money kini bisa melakukan isi ulang melalui aplikasi LinkAja. Langkah ini merupakan wujud kerjasama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau dikenal dengan LinkAja.

Kerja sama ini memang bertujuan untuk mengoptimalisasi jaringan pembayaran yang telah dimiliki masing-masing pihak serta mengakselerasi pencapaian keberhasilan gerakan nasional non-tunai.

"Agenda hari ini pertama Top Up e-money bisa melalui LinkAja. Di Agenda ini Mandiri dan LinkAja sama-sama menguntungkan," kata Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi dalam sambutannya di Plaza Mandiri, Jumat (1/11/2019).


Saat ini, kartu e-money sudah berjumlah cukup banyak, di mana hingga September mencapai lebih dari 19 juta kartu. Adapun total transaksi kartu per bulannya mencapai 18,63 juta transaksi.

"Untuk top up, hingga 96,3 juta, naik 10% dibandingkan dengan tahun lalu," ungkapnya.

Agenda kedua dalam kerja sama ini adalah penandatangan dengan 18 merchant Bank Mandiri. Di mana nantinya kerja sama ini memperkuat jaringan akseptasi retail merchant Bank Mandiri, terutama untuk transaksi menggunakan kode QR, serta meningkatkan transaksi EDC di merchant-merchant Mandiri dari pengguna LinkAja.

"Hingga September 2019, Bank Mandiri mengoperasikan lebih dari 230 ribu mesin EDC dengan jumlah frekuensi transaksi harian mencapai 570ribu transaksi senilai Rp 3 triliun," jelasnya.


Sementara itu, Direktur Utama Finarya Danu Wicaksana mengemukakan, kerja sama strategis antara Bank Mandiri dan LinkAja merupakan wujud komitmen kami dalam akselerasi digitalisasi transaksi di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Harapannya, kehadiran fasilitas layanan isi saldo kartu Mandiri e-money dan perluasan penerimaan transaksi di berbagai merchant Bank Mandiri dapat semakin memperkaya pilihan layanan bagi pengguna setia LinkAja.

"Gerakan non tunai di indonesia masih terhambat, Karena masih berfikir pakai uang tunai, dengan kerjasama ini diharapkan bisa meningkat," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)

Halaman Selanjutnya >>>>


Jalur MRT Jakarta Sampai 230 Km, Ini Rencana Rute-Rutenya

Jalur MRT Jakarta Sampai 230 Km, Ini Rencana Rute-Rutenya

Jakarta, CNBC Indonesia - Mass Rapid Transport (MRT) akan menambah rute dengan panjang mencapai 230 km pada 2030 mendatang. Rute itu akan dibagi dalam 10 line.

Direktur Utama William Sabandar mengatakan rencana tersebut masuk dalam Proyek Induk Perkeretaapian Provinsi (RIPP) DKI Jakarta. Namun, apakah panjang rute dapat mencapai 230 km, ini tergantung pada hasil RIPP.

"230 km itu angka disebut Pak Gubenur, kita pegang itu dulu. Apakah kita mendapat lebih, kita tunggu RIPP, final kita mengikuti RIPP," kata William di Jakarta, Kamis (31/10/2019).


Ia mengatakan RIPP saat ini dalam tahap finalisasi. Studi Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration (JUTPI) menjadi satu pertimbangan dalam menentukan pengembangan MRT.

"Mudah-mudahan di situ merekomendasikan berapa jalur. Kalau target 230 km di 2030, maka fase 3 dikembangkan secara paralel. Pilihan-pilihan ini yang kita tunggu dari Rencana Induk Perkeretaapian DKI Jakarta," katanya.

Saat ini pembangunan rute MRT sudah mencapai fase 2, yaitu rute Bundaran HI sampai Jakarta Kota. Fase 1 proyek MRT telah dibangun jalur kereta sepanjang 16 km yang meliputi 10 kilometer jalur layang dan 6 kilometer jalur bawah tanah.

Berikut daftar 10 line sementara yang akan mencapai panjang 230 km pada 2030 mendatang dikutip dari detikcom.

  • Lebak Bulus-Ancol Barat
  • Cikarang-Balaraja
  • Bandara Soetta-Kampung Bandan
  • Cilincing-Lebak Bulus
  • Karawaci-Senayan-Cawang-Cikarang
  • Lebak Bulus-Rawa Buntu-Karawaci
  • Bekasi Utara-Bekasi Selatan
  • Pluit-Grogol-Kuningan-Depok
  • Outer loopline
  • Inner loopline

[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)

Halaman Selanjutnya >>>>


Analis: Telkom Andalkan Pendapatan dari Data dan Internet

Analis: Telkom Andalkan Pendapatan dari Data dan Internet

Jakarta, CNBC Indonesia- Setelah berhasil mencatatkan pertumbuhan laba hingga kuartal 3,  Analis memproyeksi kinerja PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)  pada kuartal 4-2019 akan semakin baik dimana kontribusi pendapatan emiten telekomunikasi sepanjang tahun 2019 didominasi oleh pendapatan data, internet dan jasa IT. 

Selengkapnya simak dialog Daniel Wiguna dengan Kepala Riset Narada Asset Management, Kiswoyo Adi Joedalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 31/10/2019).

Halaman Selanjutnya >>>>


Sri Mulyani: Ekonomi Global Lemah, RI Jangan Gloomy

Sri Mulyani: Ekonomi Global Lemah, RI Jangan Gloomy

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut salah satu cara keluar dari arus pelemahan ekonomi global adalah menggenjot permintaan domestik dalam negeri. Dengan meningkatkan produktivitas dalam negeri harapannya konsumsi pun dapat turut meningkat sehingga menarik minat investasi dari pihak swasta.

Selengkapnya dalam program Closing Bell CNBC Indonesia (Kamis, 31/01/2019) berikut ini.

Halaman Selanjutnya >>>>


71 Orang Tewas di Kereta Maut Gegara Ledakan Tabung Gas

71 Orang Tewas di Kereta Maut Gegara Ledakan Tabung Gas

[unable to retrieve full-text content]Kebakaran itu dipicu oleh ledakan kompor yang menggunakan tabung gas kecil (gas canister). 

Halaman Selanjutnya >>>>


Akhir Bulan Anjlok, IHSG Besok Berpotensi Masih Alami Koreksi

Akhir Bulan Anjlok, IHSG Besok Berpotensi Masih Alami Koreksi

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (31/10/2019) akhir Oktober ini ditutup anjlok 67 poin atau 0,23% ke level 6.295.

Secara teknikal, IHSG kembali dalam situasi tertekan seiring posisinya yang kembali bergerak di bawah rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir atau moving average five/MA5 (garis hijau pada grafik).

Terbentuknya pola lilin hitam (black candle) mengisyaratkan akan potensi penurunan pada perdagangan esok hari. Secara momentum potensi koreksi IHSG masih terbuka, dikarenakan harganya yang belum menyentuh level jenuh jualnya (overbought).


Pelemahan IHSG hari ini sudah terbaca kala dibuka melemah 0,08%. Sempat menguat dengan titik tertingginya satu menit kemudian pada level 6.300, IHSG berangsur-angsur bergerak turun karena  aksi jual investor asing pada saham-saham unggulan.

Investor asing hari ini membukukan penjualan bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp 506 miliar, menjadikan asing sudah melepas portofolio investasi miliknya dalam lima hari terakhir sebesar Rp 1,07 triliun.

Memasuki perdagangan sesi kedua, IHSG semakin tertekan karena pelemahan saham-saham blu chip seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk/TLKM (-3,75%), PT Semen Indonesia Tbk/SMGR (-5,07%), PT Perusahaan Gas Negara Tbk/PGAS (-13,52%), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk/INTP (-4,08%), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk/MAPI (-10,7%).

Untuk perdagangan esok hari pelaku pasar perlu mencermati rilis data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai angka inflasi. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan terjadi inflasi 0,12% secara month-on-month (MoM).

Sementara inflasi tahunan (year-on-year/YoY) diperkirakan sebesar 3,23% dan inflasi inti tahunan di 3,3%. Jika tingkat inflasi di atas konsensus tersebut, ada potensi sektor konsumer akan melemah karena merepresentasikan harga-harga yang meningkat sehingga mengurangi daya beli.

Sumber: IHSG (Refinitiv)

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/yam)

Halaman Selanjutnya >>>>


9M-2019, Pendapatan ICBP Meningkat 11,24%

9M-2019, Pendapatan ICBP Meningkat 11,24%

Jakarta, CNBC Indonesia- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan kinerja keuangan positif baik dari sisi top line maupun bottom line pada periode Januari hingga September 2019. Mengacu laporan keuangan perseroan hingga akhir September 2019 total pendapatan yang dicatatkan ICBP meningkat 11,24% secara tahunan menjadi Rp 32,79 triliun dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 29,48 triliun.

Selengkapnya dalam program Closing Bell CNBC Indonesia (Kamis, 31/01/2019) berikut ini.

Halaman Selanjutnya >>>>


Wednesday, October 30, 2019

Erick Thohir Undang CT Rapat, Ada Apa?

Erick Thohir Undang CT Rapat, Ada Apa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam periode 6 hari menjabat ini mengundang sejumlah tokoh dan pengusaha nasional untuk bertukar pikiran bagaimana mengelola perusahaan BUMN.

Salah satu pengusaha tersebut yakni pemilik CT Corp, Chairul Tanjung, yang sebelumnya pernah menjabat Menko Perekonomian di Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2014.

"Saya hadir ke sini atas undangan Bapak Menteri Erick Tohir. Kita berharap BUMN dan pihak swasta untuk mendukung Indonesia Incorporated. Ya saya kan relatif seniornya beliau. Saya sudah menganggap beliau adik saya sendiri. Jadi saya diundang saya pasti hadir, begitu. Untuk men-support beliau bisa sukses dalam menjalankan pekerjaannya," kata CT, panggilan akrabnya, di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (31/10/2019).


Menurut CT, dirinya dan Erick berdiskusi tentang banyak hal, mulai dari bagaimana sinergi antara BUMN dan swasta, hingga bagaimana perusahaan BUMN bisa berkinerja baik dan sukses.


"Beliau kan berasal dari swasta. Jadi beliau sudah minta misalnya direksi BUMN untuk menerapkan atau memberikan five year plan. Itu 1 hal yang bagus, karena kan BUMN ini unik. Dia harus memberikan kontribusi maksimal untuk negara. Kalau seandainya sampai rugi misalnya, kan nanti negara yang harus menanggung. Kalau untuk direksinya dapat tantiem [bonus]. Kan harus ada fairness yang lebih baik lagi. Jadi pengelolaan BUMN ini harus dikelola secara lebih baik," katanya.

Soal 'wejangan', CT menampik hal tersebut. "Tentu beliau kan sebagai menteri, ita cuma berdiskusi saya kan enggak bisa memberikan wejangan," imbuhnya.


"Walaupun saya pernah di pemerintahan sebelumnya tapi ya kita berdiskusi sangat komprehensif tentang banyak hal. Menurut saya sangat optimistis dan positif melihat masa depan BUMN di bawah kepemimpinan beliau," katanya.

Pada rapat koordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Rabu kemarin (30/10/2019), Erick mengatakan akan melakukan evaluasi direksi perusahaan BUMN secara keseluruhan.

Pendiri Mahaka Media ini juga sudah meminta semua direksi BUMN untuk membuat rencana kerja dalam 5 tahun ke depan.

"Pasti [dievaluasi]. Saya sudah minta semua direksi BUMN membuat rencana kerja 5 tahun yang akan kita
review secara profesional. Di situ kita lihat juga strategi dan bisnis modelnya," kata Erick.

Erick buka peluang rombak direksi BUMN

[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)

Halaman Selanjutnya >>>>


Dilanda Profit Taking, IHSG Tutup Sesi Satu di Zona Merah

Dilanda Profit Taking, IHSG Tutup Sesi Satu di Zona Merah

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan keempat di pekan ini, Kamis (31/10/2019), di zona merah.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 0,08% ke level 6.290,57. Per akhir sesi satu, koreksi indeks saham acuan di Indonesia tersebut sudah bertambah dalam menjadi 0,6% ke level 6.258,21. 

Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang justru sedang melaju di zona hijau. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei naik 0,33%, indeks Hang Seng menguat 1,06%, indeks Straits Times terkerek 0,57%, dan indeks Kospi bertambah 0,95%.

Bursa saham Benua Kuning menguat menyusul keputusan The Federal Reserve (The Fed) selaku bank sentral AS untuk memangkas tingkat suku bunga acuan pada dini hari tadi waktu Indonesia.


Pascamenggelar pertemuan selama dua hari, The Fed memutuskan untuk memangkas federal funds rate sebesar 25 bps ke rentang 1,5%-1,75%. Lemahnya pertumbuhan ekonomi global dan rendahnya tingkat inflasi menjadi faktor yang mendasari keputusan tersebut.

Keputusan The Fed untuk memangkas tingkat suku bunga acuan sesuai dengan konsensus yang juga memperkirakan bahwa tingkat suku bunga acuan akan kembali dipangkas dengan besaran 25 bps.

Sebelum dini hari tadi, The Fed telah memangkas tingkat suku bunga acuan sebanyak dua kali di tahun 2019, masing-masing sebesar 25 bps, yakni pada bulan Juli dan September. Jika ditotal dengan pemangkasan pada dini hari tadi, federal funds rate sudah dipangkas sebesar 75 bps oleh Jerome Powell (Gubernur The Fed) dan koleganya di bank sentral.

Dengan dipangkasnya tingkat suku bunga acuan lebih lanjut, bank akan semakin terdorong untuk menurunkan tingkat suku bunga kredit sehingga memacu dunia usaha untuk melakukan ekspansi. Selain itu, masyarakat juga akan terdorong untuk meningkatkan konsumsinya. Pada akhirnya, roda perekonomian akan berputar lebih kencang.

 

Memang, ruang bagi The Fed untuk kembali memangkas tingkat suku bunga acuan terbuka lebar. Untuk diketahui, The Fed memiliki dua mandat yang ditetapkan oleh Kongres AS, yakni kestabilan harga (inflasi) dan tingkat penyerapan tenaga kerja yang maksimum. 

Berbicara mengenai inflasi, saat ini tingkat inflasi AS berada di level yang rendah. Untuk diketahui, acuan yang digunakan oleh The Fed untuk mengukur tingkat inflasi adalah Core Personal Consumption Expenditures (PCE) price index.

Data teranyar, Core PCE price index tercatat tumbuh sebesar 1,8% secara tahunan pada Agustus 2019, masih cukup jauh di bawah target The Fed yang sebesar 2%.

Kali terakhir Core PCE price index mencapai target The Fed adalah pada Desember 2018 silam kala pertumbuhannya adalah 2%, sama persis dengan target. Selepas itu, pertumbuhan Core PCE price index selalu berada di bawah angka 2%.

Sementara itu, jika kita berbicara mengenai pasar tenaga kerja, saat ini pasar tenaga kerja AS sedang berada dalam posisi yang sangat-sangat oke. Per September 2019, tingkat pengangguran di AS berada di level 3,5% yang merupakan level terendah dalam 50 tahun terakhir.

Dengan memperhatikan dua indikator yang menjadi mandat dari The Fed, jelas bahwa ruang pemangkasan tingkat suku bunga acuan lebih lanjut memang terbuka lebar, seiring dengan inflasi yang masih berada di bawah target.


Halaman Selanjutnya >>>>


Mulai November, Twitter Larang Iklan Politik

Mulai November, Twitter Larang Iklan Politik

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Eksekutif Twitter Inc mengatakan bahwa pihaknya akan melarang iklan politik di platformnya. Pelarangan tersebut akan berlaku mulai November 2019.

"Kami membuat keputusan untuk menyetop semua iklan politik di Twitter secara global," kata CEO Twitter Jack Dorsey, sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (30/10/2019).


"Kami percaya jangkauan pesan politik harus diraih bukan dibeli,".

Media sosial seperti Twitter bersama Facebook menghadapi tekanan untuk menghentikan beredarnya iklan informasi palsu, yang dapat mempengaruhi pemilihan umum.

Sebelumnya, Facebook mendapat masalah karena propaganda Rusia di platform itu, yang ternyata mempengaruhi hasil pemilihan presiden AS 2016.

Meski demikian, Facebook membuat keputusan untuk tidak mengecek fakta bahwa iklan tersebut dibuat oleh politisi.


Langkah Twitter ini disambut Partai Demokrat AS, yang memang tengah bersaing dengan Partai Republik untuk Pemilu Presiden AS 2020.

"Kami menghargai Twitter yang mengakui menyadari bahwa perlu ada izin untuk sesuatu yang belum terbukti, seperti banyak iklan dari kampanye Trump, yang banyak ditemukan di platform tersebut," kata juru bicara kampanye kandidat calon presiden Partai Demokrat Joe Biden, Bill Russo.

Meski demikian hal ini disayangkan oleh Tim Kampanye pentahana Donald Trump. Brad Parscale, wakil kampanye Trump mengatakan hal ini adalah upaya untuk membungkam kaum konservatif dan keputusan yang bodoh.

"Apakah Twitter juga akan menghentikan iklan dari saluran media liberal yang bias, yang sekarang akan berjalan tidak terkendali karena mereka membeli konten politik yang jelas dimaksudkan untuk menyerang Partai Republik," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah upaya lain untuk membungkam kaum konservatif, karena Twitter tahu Presiden Trump memiliki program online paling canggih yang pernah ada,".

[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)

Halaman Selanjutnya >>>>


Lagi, The Fed Kembali Pangkas Suku Bunga

Lagi, The Fed Kembali Pangkas Suku Bunga

Jakarta, CNBC Indonesia- Sesuai prediksi pasar, The Fed kembali menurunkan suku bunga acuannya 25 bps untuk memberi booster bagi perekonomian Amerika. Ini menjadi penurunan suku bunga untuk yang ke-3 kalinya yang dilakukan oleh Bank Sentral Amerika tersebut. Meskipun sebelumnya Gubernur The Fed, Jerome Powell memberikan sinyal tidak akan ada rangkaian pemotongan suku bunga pada Agustus lalu.

Simak informasi selengkapnya di Squawk Box, CNBC Indonesia (31/10/2019) berikut ini.

Halaman Selanjutnya >>>>


Jokowi Jengkel Monopoli Tol Laut, Ini yang Membongkarnya

Jokowi Jengkel Monopoli Tol Laut, Ini yang Membongkarnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Distribusi barang melalui Tol Laut dikuasai oleh pihak swasta nasional tertentu sehingga membuat Presiden Jokowi jengkel. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui adanya fenomena tersebut.

Namun, Budi Karya mengaku tak mampu bekerja sendiri untuk mengawasi penyelenggaraan tol laut. Ia butuh dukungan pemda, karena laporan monopoli tol laut terungkap gegara laporan bupati di daerah.

"Saya juga minta Pemda juga memberikan support kepada ini, enggak mungkin kami awasi tempat-tempat jauh kalau tidak dapat dukungan," ujar Budi Karya ketika ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Budi Karya lantas menjelaskan awal mula kejengkelan Jokowi. Dia bilang, semua ini berawal dari adanya laporan kepala daerah secara langsung ke Jokowi.

"Kemarin Bupati ada yang komplain ke Presiden karena mereka tidak bisa dapatkan harga tol laut dan harga barang seperti yang seperti dulu lagi," imbuhnya.

Penguasaan yang mengarah pada monopoli ini terjadi terutama di wilayah Maluku. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memang sudah mensinyalir adanya penguasaan barang secara berlebihan.

Secara rinci, dia akan kembali melaporkan hasil identifikasi lebih lengkap kepada Jokowi. Termasuk sederet solusi untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Kami akan klarifikasi. Kita pikir dukungan presiden kepada tol laut luar biasa. Saya ucapkan terima kasih, kami akan cari bentuk-bentuk yang lebih intens, yang baik," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan jajaran Kabinet Indonesia Maju dengan topik Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (30/10/2019), Jokowi mengungkapkan kejengkelannya lantaran proyek tol laut yang justru dikuasai oleh sektor swasta nasional.

"Tapi akhir-akhir ini rute-rute yang ada ini barang-barangnya dikuasai swasta, sehingga harga barang ditentukan perusahaan ini," kata Jokowi, Rabu (30/10/2019). (hoi/hoi)

Halaman Selanjutnya >>>>


The Fed Pangkas Suku Bunga, Akankah Mata Uang Garuda Bangkit?

The Fed Pangkas Suku Bunga, Akankah Mata Uang Garuda Bangkit?

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditutup bervariatif dengan rentang terbatas pada perdagangan kemarin (30/10/2019). Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terkoreksi tipis dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lagi-lagi berakhir di zona hijau. Sedangkan harga obligasi pemerintah ditutup stagnan

Bursa saham utama Ibu Pertiwi yang pada pertengahan perdagangan sesi II sempat terkoreksi 0,26%, tiba-tiba sekitar 10 menit menjelang penutupan melesat naik dan akhirnya ditutup menguat 0,23% menjadi 6.295,75 poin. Ini menjadi ketiga kalinya, IHSG seperti diselamatkan di menit-menit terakhir.


Lalu Mata Uang Garuda tercatat melemah tipis hampir flat di 0,01%, di mana US$ 1 setara dengan Rp 14.022 kala penutupan pasar spot. Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah tenor 10 tahun sama seperti perdagangan hari sebelumnya, yakni ada di level 7.033%.
Pergerakan variatif pasar keuangan Indonesia mayoritas dipengaruhi oleh sentimen global yang campur aduk.

Yang pertama adalah terkait friksi dagang AS dan China yang dikabarkan tidak dapat menandatangani kesepakatan fase pertama saat pemimpin kedua negara bertemu di gelaran KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) bulan depan di Chile.

Salah seorang pejabat Gedung Putih menyampaikan bahwa penundaan tersebut disebabkan teks perjanjian belum dapat selesai sesuai jadwal.

Besar kemungkinan, penundaan ini juga berkaitan dengan pihak Negeri Tiongkok yang belum memenuhi janjinya untuk membeli produk pertanian asal Negeri Paman Sam dengan nilai maksimum sebesar US$ 50 miliar. Jumlah ini sekitar dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan total pembelian tahunan sebelum perseteruan dagang kedua negara dimulai.

"China tidak mau membeli barang dalam jumlah besar, yang ternyata tidak dibutuhkan oleh orang-orang di sini. Atau harus membeli barang saat tidak ada permintaan," tegas salah seorang pejabat di perusahaan milik negara di China, seperti diwartakan Reuters.

Jika produk pertanian AS masuk dalam jumlah besar ke pasar China, lanjut sang pejabat, maka pasar domestik akan kesulitan untuk menyerap. Hasilnya adalah keseimbangan antara penawaran dan permintaan akan rusak.

Apabila Beijing enggan membeli produk pertanian dalam jumlah banyak, maka Presiden AS Donald Trump sangat mungkin bakal ngambek dan ini dapat berujung pada pembatalan kesepakatan damai dagang.

Di lain pihak, kabar baik datang dari Eropa, tepatnya Prancis. Negeri pusat mode dunia tersebut membukukan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2019 di level 0,3% secara kuartalan. Lebih baik ketimbang konsensus pasar yang dihimpun Trading Economics yaitu 0,2%.


Prancis adalah perekonomian terbesar kedua di Benua Biru. Kala ekonomi Prancis masih kuat, maka ada harapan Eropa bisa melalui masa-masa berat dan menghindari resesi.

Kemudian, indeks kepercayaan manufaktur di Italia pada Oktober berada di angka 99,6. Lebih baik ketimbang bulan sebelumnya yaitu 99 dan di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan sebesar 98,5.

Angin segar dari Eropa sepertinya mampu sedikit menutup kekhawatiran pasar terhadap perkembangan relasi AS-China.

[Gambas:Video CNBC]

Halaman Selanjutnya >>>>


Ekspansif! Indika Fokus Kembangkan 2 Perusahaan Startup IT

Ekspansif! Indika Fokus Kembangkan 2 Perusahaan Startup IT

Jakarta, CNBC Indonesia - Grup Indika Energy akhirnya mendiversifikasi lini bisnis dan masuk ke perusahaan rintisan (startup) di bidang teknologi melalui ekspansi dua anak usahanya PT Xapiens Technology Indonesia (enterprise IT) dan PT Zebra Cross Technology (jasa teknologi digital).

"Masuk ke startup merupakan swicthing dari bisnis perusahaan IT. Kami mau di spin-off [dipisahkan] dan sediakan solusi bagi perusahaan di RI," kata Purbaja Pantja, Chief Investment Officer (CIO) Indika Energy, dalam pertemuan terbatas dengan media di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Dia menjelaskan Zebra Cross bertujuan untuk membantu perusahaan melakukan transformasi lebih ke digital, agar perusahaan bisa lebih efisien dalam operasinya.



Diversifikasi ini dilakukan Grup Indika dengan tujuan melebarkan peluang bisnis mengingat tantangan di bisnis utama yakni pertambangan cukup tinggi di tengah fluktuasi harga komoditas tambang dan kondisi geopolitik yang tidak pasti.

Xapiens didirikan pada tahun 2018 sebagai penyedia layanan informasi, komunikasi, dan teknologi informasi termasuk IT user support, enterprise IT dan IT business consulting. Adapun Zebra Cross akan mengembangkan teknologi 4.0 nya melalui otomasi dan analisis data yang akan menunjang transformasi bisnis ke arah digital.


Dalam kesempatan tersebut, CEO Indika Energy, Aziz Armand mengatakan industri batu bara Indonesia 2019 memang lebih menantang dibanding 2018.

"Permintaan cenderung flat. Produksi naik karena tidak terlalu banyak hujan atau kering. Produksi batu bara global naik sehingga cenderung oversupply. Produksi domestik melebihi target dan tahun lalu. Ini membuat harga baru bara merosot," katanya.

Namun pihaknya tetap optimistis dengan prospek bisnis perusahaan. "Kami tetap optimistis dengan prospek dan fundamental industri batu barau ke depan walaupun volatilitas harga batu bara berlanjut. INDI memiliki aspirasi untuk memberikan nilai tambah yang optimal dan berkelanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan, juga berkontribusi lebih besar kepada pembangunan Indonesia."

Selain masuk ke bisnis startup, Indika juga terus melakukan diversifikasi usaha di bidang yang terkait dengan kompetensi dan portofolio bisnis saat ini yakni peryambangan.


Setelah pada akhir 2018 perseroan melakukan investasi di saham dengan kepemilikan 19,9% pada Nusantara Resources Limited yang merupakan induk dari Masmindo Dwi Area. Pada periode 31 Juli-20 September 2019 India Energy menambah porsi saham di Nusantara sebesar 1,12% sehingga menjadi 21,02%. Masmindo memegang konsesi pertambangan emas proyek Awak Mas di Sulawesi Selatan.

Dari sisi kinerja, induk Grup Indika, PT Indika Energy Tbk (INDY), membukukan kinerja yang belum positif sepanjang 9 bulan pertama tahun ini atau per September 2019 seiring dengan adanya amortisasi dari akuisisi PT Kideco Jaya Agung.

Manajemen mengumumkan pada periode tersebut, Indika mencatatkan rugi bersih konsolidasi sebesar US$ 8,6 juta atau setara dengan Rp 120,40 miliar (asumsi kurs Rp 14.000/uS$). Mengacu laporan keuangan per September 2018, Indika mampu membukukan laba bersih US$ 112,17 juta atau Rp 1,57 triliun, naik dari September 2017 US$ 81,36 juta.

"Di kuartal III, US$ 8,6 juta rugi konsolidasi. Secara buku kami membukukan kerugian karena memasukkan faktor amortisasi dari pembelian Kideco," kata Aziz Armand.

Dia menjelaskan sepanjang tahun ini hingga September, pendapatan yang diraih perseroan mencapai US$ 2,08 miliar atau Rp 29 triliun, turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu US$ 2,18 miliar. Pada September 2017, pendapatan INDY masih US$ 694,68 juta.

Pada akhir 2017, Indika yang juga memiliki anak usaha PT Petrosea Tbk (PTRO) ini, bersama anak perusahaan yang dimiliki penuh, yaitu PT Indika Inti Corpindo, menuntaskan transaksi pembelian tambahan 45% saham PT Kideco Jaya Agung (Kideco) dari Samtan Co., Ltd. (Samtan) dan PT Muji Inti Utama (Muji).

(tas/tas)

Halaman Selanjutnya >>>>


Seminggu Jadi Menaker, Ida Fauziyah 'Diserbu' Ratusan Buruh

Seminggu Jadi Menaker, Ida Fauziyah 'Diserbu' Ratusan Buruh

Jakarta, CNBC Indonesia - Ratusan buruh menggelar aksi demo di kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (31/10). Para buruh mendesak menteri ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang baru dilantik pekan lalu, agar mengabulkan tiga permintaan.  

Sekjen DPP FSPMI KSPI Riden Hatam Aziz mengatakan ada tiga hal tuntutan buruh sekaligus sehubungan dengan adanya menteri ketenagakerjaan yang baru sepekan lebih. Ia mengklaim massa buruh diklaim berasal dari Banten dan Jabodetabek kurang lebih 3.000 orang.

Pertama, buruh mendesak Ida Fauziyah mencabut surat edaran menaker soal UMP 2020 yang merekomendasikan kenaikan UMP sebesar 8,51%, sedangkan buruh meminta kenaikan UMP 10-15%


"Pak Hanif Dhakiri kemarin sudah mengedarkan surat edaran tentang tata laksana UMP dan UMK maka kami menuntut pada hari ini untuk dicabut surat tersebut," katanya.

Kedua, buruh berharap Presiden Joko Widodo tak memaksakan kehendak untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai 2020. "Kami menolak kami sangat berkeberatan untuk dinaikkan iuran BPJS karena banyak hal faktor variabelnya salah satunya adalah akibat dinaikkan iuran itu maka daya beli masyarakat akan turun akan anjlok," katanya.

Ketiga, buruh mendesak Menaker Ida Fauziah untuk merespons aspirasi buruh dengan segera memenuhi tuntutan dan menerima perwakilan buruh untuk berdialog. Sebelumnya serikat buruh sempat diterima oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada aksi mereka di Balaikota, Jakarta pada Rabu (30/10).

"Maka hari ini kami meminta kepada ibu menteri untuk menerima kami secara langsung menyampaikan keluh kesah kami tuntutan kami. Kami fokus 2 hal, pertama proses penetapan UMP, UMK dan UMSK (sektoral) 2020 dan tentunya tentang BPJS Kesehatan," katanya.. (hoi/hoi)

Halaman Selanjutnya >>>>


Konsensus: Inflasi Oktober Masih 'Aman', Cuma 0,11%

Konsensus: Inflasi Oktober Masih 'Aman', Cuma 0,11%

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah deflasi pada September, Indonesia diperkirakan kembali mengalami inflasi pada Oktober. Namun inflasi domestik masih terkendali, sehingga membuka peluang bagi Bank Indonesia (BI) untuk kembali menurunkan suku bunga acuan demi menggenjot pertumbuhan ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan mengumumkan data inflasi Oktober esok hari. Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan terjadi inflasi 0,11% secara month-on-month (MoM). Sementara inflasi tahunan (year-on-year/YoY) diperkirakan sebesar 3,225% dan inflasi inti tahunan di 3,305%.

Institusi

Inflasi MoM (%)

Inflasi YoY (%)

Inflasi Inti YoY (%)

ING

-

3.2

-

Citi

0.19

3.39

3.29

BCA

0.1

3.2

3.1

Maybank Indonesia

0.18

3.29

3.31

Danareksa Research Institute

0.16

3.27

-

Bank Permata

0.11

3.23

3.3

Standard Chartered

0.1

3.21

3.31

Bank Mandiri

0.11

3.22

3.32

CIMB Niaga

0.35

3.46

-

DBS

-

3.2

-

UOB

-

3.5

-

BNI Sekuritas

0.08

3.19

-

MEDIAN

0.11

3.225

3.305

 
Bulan sebelumnya, BPS mencatat ada deflasi 0,27% MoM. Sedangkan inflasi tahunan berada di 3,39% dan inflasi inti tahunan 3.32%. Jadi walau secara bulanan terjadi inflasi, tetapi secara tahunan dan inti ada perlambatan.


Baca: Kuartal 3 Nyaris Tak Ada Inflasi, Masyarakat RI Sedang Susah?

"Kami memperkirakan inflasi masih terkendali pada Oktober. Harga bahan pangan relatif terkendali, bahkan ada yang turun seperti cabai merah, telur ayam ras, dan tomat. Sementara harga bahan pangan yang naik antara lain daging ayam ras, bawang bombai, bawang putih, dan ikan segar," papar Juniman, Kepala Ekonom Maybank Indonesia.

Juniman menilai laju inflasi masih akan 'jinak' sampai akhir tahun ini. Dia memperkirakan inflasi pada akhir 2019 di kisaran 3,3%.

Andry Asmoro, Kepala Ekonom Bank Mandiri, juga menyebut bahwa inflasi bahan pangan masih terkendali. Memang ada kenaikan harga yang lumayan tajam untuk daging ayam ras dan cabai merah, tetapi diimbangi oleh penurunan harga di cabai rawit, telur ayam ras, dan bawang putih.

"Ke depan, kami menilai inflasi tetap akan stabil dan berada di 3,41% pada akhir 2019. Sedikit di bawah titik tengah kisaran proyeksi BI 3,5% plus minus 1," kata Andry.

Halaman Selanjutnya >>>>


Kolaborasi Grab dan Booking.com, Permudah Turis Asing ke RI

Kolaborasi Grab dan Booking.com, Permudah Turis Asing ke RI

Jakarta, CNBC Indonesia- Mulai akhir 2019 pesan taksi online tidak harus memiliki aplikasi Grab saja. Sebentar lagi dengan aplikasi booking.com pun penggunanya bisa memesan layanan taksi online Grab.

Hal ini pun bisa memudahkan turis asing yang sedang berpelesiran dan tidak memiliki aplikasi Grab, terutama yang sedang berwisata ke Indonesia.

"Fitur ini memberikan perangkat yang mereka butuhkan untuk berpelesiran seperti turis lokal," ujar perusahaan dilansir dari Business Insider, Selasa (29/10/2019).

Setelah Singapura layanan ini juga bisa dinikmati di Indonesia dan Thailand pada akhir tahun, dan 2020 di Kamboja, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Filipina.

Pengguna juga bisa memilih bahasa dan mata uang dan yang akan dipakai untuk membayar layanan ini. Untuk sementara layanan ini baru tersedia bagi pengguna iPhone.

Sebelumnya, Grab dan Booking.com telah menjalin kerja sama dengan menghadirkan fitur pemesanan hotel di aplikasi Grab. Layanan tersebut pun sudah bisa digunakan di Indonesia.

Untuk memberikan kemudahan, kini hal yang sama bisa dilakukan di aplikasi Booking.com yakni memesan layanan Grab.

Layanan ini juga bisa memudahkan turis asing yang berwisata ke Indonesia. Apalagi Grab juga telah memiliki Grab Toba, sebagai super destinasi wisata di Indonesia.

Dengan Grab Toba, para turis bisa menyewa kendaraan melalui aplikasi tanpa perlu khawatir.

Grab Toba merupakan kerja sama dengan Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba Dinas Pariwisata, yang akan melatih 300 mitra pengemudi GrabRent Toba untuk menjadi pemandu wisata.


Kerja sama ini juga diharapkan dapat menggenjot pengunjung dari dalam dan luar negeri dengan memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung di salah satu objek destinasi wisata super prioritas Indonesia.

"Melalui Grab Toba kami menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan di Danau Toba, yang membutuhkan sarana transportasi untuk ke beberapa tempat wisata sekaligus. Mitra pengemudi Grab Toba yang sudah mendapatkan pelatihan menjadi pemandu wisata," kata Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata belum lama ini.

[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)

Halaman Selanjutnya >>>>


Kominfo di Bawah Menkopolhukam Dianggap Hambat Industri

Kominfo di Bawah Menkopolhukam Dianggap Hambat Industri

Jakarta, CNN Indonesia -- Yayasan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) menganggap mengatakan keberadaan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) yang mengoordinasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merupakan sebuah masalah.

Pasalnya, perspektif Kemenko Polhukam adalah mengenai politik hukum dan keamanan. Pada akhirnya perspektif itu justru membatasi Kemenkominfo untuk mengembangkan industri digital.

"Kominfo itu ada satu masalah, dia ada dibawah Polhukam. Itu sebabnya tugas-tugas yang sifatnya bisnis atau pengembangan di bidang industri perdagangan, Kominfo sangat terlambat," kata Ketua Yayasan Apkomindo Hidayat Tjokrodjojo kepada awak media di acara Indocomtech 2019, Jakarta, Rabu (30/10).

Bagi Hidayat, situasi ini membuat perkembangan industri perdagangan digital sangat terlambat di bawah naungan Kemenkominfo.

"Hal-hal yang seperti itu bagi Kemenkominfo bingung. Karena mereka berdasarkan Polhukam. Jadi kebutuhan bisnis, itu tidak bisa ditangani dengan baik," kata Hidayat.

Selain itu, Yayasan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) juga mengomentari Menkominfo Johnny Plate yang tidak memiliki latar belakang dari sektor teknologi informasi komunikasi (TIK). Menurut Hidayat kehadiran Johnny membuat diskusi semakin lebih terbuka.

"Dengan Johnny Plate karena dia masih baru di bidang ini diskusinya menjadi lebih terbuka. Jadi beliau juga belajar kami juga bagikan apa yang sudah kami lakukan sebelumnya," tuturnya.

Ia mengatakan tentu diskusi akan semakin intensif agar Johnny bisa mempelajari sektor TIK. Hidayat mengakui Apkomindo belum bertemu dengan Johnny. Akan tetapi, ia mengatakan akan bertemu dengan Jonny dalam waktu dekat.

Politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Johnny G. Plate resmi dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) periode 2019-2024 Kabinet Kerja Jilid II. Johnny merupakan politisi partai Nasional Demokrat yang menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem sejak 2017. (jnp/eks)

Halaman Selanjutnya >>>>


Penjualan Xpander Makin Tertinggal dari Avanza

Penjualan Xpander Makin Tertinggal dari Avanza

[unable to retrieve full-text content]Toyota Avanza 'diasapi' Mitsubishi Xpander dalam penjualan wholesales (distribusi mobil dari pabrik dealer) pada September 2019.

Halaman Selanjutnya >>>>


Virus Berkedok Aplikasi Android Menginfeksi 45 Ribu Ponsel

Virus Berkedok Aplikasi Android Menginfeksi 45 Ribu Ponsel

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan antivirus Symantec mengungkap eksistensi virus berkedok aplikasi Android bernama Xhelper. Virus ini sudah menginfeksi lebih dari 45 ribu perangkat dalam kurun waktu enam bulan terakhir.

Malwarebytes Labs menemukan keberadaan virus ini pada Maret 2019 dan meyakini sebagai Trojan yang menginfeksi perangkat Android. Virus ini kebanakan menyasar pengguna di India, Amerika Serikat, dan Rusia.

"Dalam sebulan terakhir saja, rata-rata ada 131 perangkat terinfeksi setiap harinya dan rata-rata 2.400 perangkat yang terus menerus terinfeksi sepanjang bulan," tulis tim peneliti.

MalwareBytes memperkirakan ada 33 ribu perangkat yang akan terkena dampak dalam kurun waktu dua bulan.

Berbeda dengan virus kebanyakan, Xhelper bisa menyembunyikan dirinya dari pengguna. Kendati pengguna sudah melepas (uninstall), namun Xhelper akan memasang kembali (reinstall) sendiri dan didesain untuk tetap tersembunyi dari sistem.

"Kami menemukan unggahan pengguna soal Xhelper di forum daring yang mengeluhkan iklan yang muncul secara acak. Disamping itu juga soal bagaimana virus tetap muncul meski sudah dilepas (uninstall) secara manual," tulis tim keamanan siber seperti dilansir dari blog resmi Symantec.

Symantec mengungkapkan masih melakukan investigasi terkait misteri di balik kemunculan Xhelper. Virus ini diduga muncul setelah diunduh oleh pengguna dari sumber yang tidak diketahui melalui sistem aplikasi yang telah terinfeksi malicious.

Sementara itu, riset MalwareByte meyakini virus ini disebar lewat situs shady game yang mengecoh pengguna untuk mengunduh aplikasi dari pihak ketiga.

Selain tetap berjalan di latar (background), Xhelper mempelajari perilaku pengguna ponsel tanpa memunculkan ikon di menu utama. (evn)

Halaman Selanjutnya >>>>


Kominfo Targetkan UU Penyiaran Disahkan 2024

Kominfo Targetkan UU Penyiaran Disahkan 2024

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan pihaknya menargetkan UU Penyiaran bisa disahkan tahun 2024.

Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan untuk itu pihaknya terus berupaya mempercepat pembahasan regulasi penyiaran.

"UU Penyiaran kami targetkan bisa disahkan tahun 2024. Tetapi kami terus berupaya untuk mempercepat aturan ini karena sudah menjadi prolegnas DPR RI," ungkap Johnny kepada awak media saat konferensi pers di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (28/10).

Johnny optimis tidak menemukan hambatan berarti dalam pembahasan UU Penyiaran. Menurutnya saat ini Kemenkominfo tengah menyelesaikan beberapa hal yang dinilai masih rancu di dalam draf revisi UU Penyiaran.

"Saya tidak melihat tidak ada hambatan yang banyak saat ini, hanya ada beberapa item yang harus diselesaikan," ungkapnya.

Mantan Ketua DPR Bambang Soesetyo sebelumnya mengatakan pemerintah dan parlemen telah sepakat mengambil jalan tengah terkait model penguasaan frekuensi siaran televisi dalam RUU Penyiaran.

Jalan tengah yang dimaksud yakni menggunakan sistem hybrid multiplex. Sistem ini merupakan kombinasi single mux yang saat ini dikuasai oleh penyiaran negara dan multi mux yang merupakan penguasaan siaran yang dapat dikuasai banyak pihak.

Konsep digital single mux dimunculkan oleh Komisi I DPR RI karena dianggap riskan memicu praktik monopoli baru di dunia penyiaran. Single mux nantinya akan ada satu regulator untuk semua stasiun tv sehingga unit-unit transmisi milik tv swasta yang ada di berbagai kota akan hilang hingga tutup. (din/evn)

Halaman Selanjutnya >>>>


Facebook Sebut Instagram dkk Sempat Down

Facebook Sebut Instagram dkk Sempat Down

Jakarta, CNN Indonesia -- Facebook mengungkapkan sedang mengalami masalah dengan jaringan mereka. Melalui informasi yang mereka sampaikan melalui akun twitter resmi mereka, masalah tersebut membuat beberapa orang mengalami kesulitan dalam mengakses aplikasi keluarga Facebook, seperti media sosial Facebook, Instagram, dan WhatsApp pada Rabu (30/10) malam.

Facebook menyatakan tengah menyelidiki permasalahan tersebut.

"Kami menyelidiki dan hampir memperbaiki masalah tersebut. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," kata mereka. 

Berdasarkan Down Detector, laporan gangguan terbanyak terjadi di Amerika Serikat dan Eropa. Sementara kawasan Asia tidak banyak terdampak. 


Masalah yang terjadi pada Facebook bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, masalah sama juga pernah terjadi. Pada Maret, Facebook, Instagram , dan WhatsApp malah sempat down selama lebih dari 12 jam. 
Saat itu, ketika dikonfirmasi kepada Facebook Indonesia gangguan layanan itu merupakan isu yang biasa terjadi. Berulangnya masalah terkait layanan Facebook,WhatsApp, dan Instagram itu merupakan hal yang terjadi akibat perawatan rutin."Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, ini merupakan isu yang biasa terjadi karena aktivitas operasional dan perawatan rutin. Isu ini telah teratasi dan layanan kami akan kembali normal. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini." - juru bicara Facebook dalam pernyataan ketika dihubungi via pesan teks, Kamis (4/7).Ketika ditanya lebih lanjut apakah berarti gangguan ini akan sering dialami pengguna platform media sosial itu, juru bicara Facebook hanya mengulang pernyataan bahwa itu adalah bagian dari perawatan rutin. (agt)

Halaman Selanjutnya >>>>


Twitter Berhenti Menerima Iklan Politik di Seluruh Dunia

Twitter Berhenti Menerima Iklan Politik di Seluruh Dunia

Jakarta, CNN Indonesia -- Twitter menyatakan akan berhenti menerima iklan politik secara global pada platformnya. Penghentian dilakukan untuk menanggapi kekhawatiran atas informasi yang salah dari para politisi di media sosial.

Kepala eksekutif Twitter Jack Dorsey mengatakan rincian penghentian akan diumumkan bulan depan dan diberlakukan mulai 22 November. Dengan kebijakan itu pihaknya akan melarang iklan mengenai masalah politik dan juga dari para kandidat.

Larangan dilakukan karena iklan di internet sangat kuat dan efektif untuk pengiklan komersial. Kekuatan itu membawa risiko signifikan bagi politik.

Kekuatan tersebut bisa dapat digunakan untuk mempengaruhi suara dan mempengaruhi kehidupan jutaan orang.


"Tapi kami menganggap hanya menghentikan iklan kandidat, tetapi mengeluarkan iklan menghadirkan cara untuk menghindari," katanya seperti dikutip dari AFP, Kamis (31/10).

Kepala keuangan Twitter Ned Segal mengatakan langkah itu akan memiliki dampak keuangan yang kecil.

"Karena kami mendapat pertanyaan: Keputusan ini didasarkan pada prinsip, bukan uang. Sebagai konteks, kami telah mengungkapkan bahwa pengeluaran iklan politik untuk semester tengah AS 2018 adalah (kurang dari) US$3 M," katanya.

Sementara itu manajer kampanye Trump 2020 Brad Parscale mengatakan keputusan Twitter tersebut bodoh. Menurutnya, keputusan tersebut membuat mereka harus kehilangan potensi pendapatan sampai dengan ratusan juta dolar

"Twitter baru saja meninggalkan ratusan juta dolar dari potensi pendapatan, keputusan yang sangat bodoh untuk pemegang saham mereka," katanya.

(AFP/agt)

Halaman Selanjutnya >>>>


'Narsistik' Rover NASA Saat Kumpulkan Sampel Batuan di Mars

'Narsistik' Rover NASA Saat Kumpulkan Sampel Batuan di Mars

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membagikan sebuah foto selfie rover Curiosity saat menjalankan misi menjelajahi Mars. Foto selfie kali ini merupakan yang kedua kalinya bagi Curiosity ketika mengumpulkan sampel bebatuan.

'Narsistik' ala rover Curiosity ini dilakukan pada 11 Oktober 2019. Sebanyak 57 foto diabadikan di beberapa titik lokasi persinggahan Curiosity.

Beberapa lokasi tersebut masuk dalam wilayah yang dinamakan 'Glen Etive' dan area Bukit Vera Rubin serta Kawah Gale yang hanya berjarak 300 meter.

NASA mengungkapkan seluruh foto diambil menggunakan Mars Hand Lens Imager (MALHI) yang diletakkan di lengan rover.

Curiosity diketahui melakukan pengeboran bebatuan dan mengumpulkan batuan berbentuk bubuk di ketiga lokasi tersebut. Bahkan di titik 'Glen Etive', rover ini melakukan dua kali pengeboran untuk mengumpulkan sampel agar bisa dibawa ke Bumi.

Peneliti utama laboratorium portabel Goddard Space Flight Center NASA, Paul Mahaffy mengatakan pihaknya akan melakukan uji kimia basah di lokasi yang 'cukup menarik'.

"Kami sangat ingin menemukan area yang cukup menarik untuk melakukan uji kimia basah. Sekarang kita berada di unit bantalan tanah dan kami penasaran untuk melihat apa yang bisa dipelajari dari lokasi baru itu (Glen Etive)," ungkap Mahaffy seperti dilansir CNN.

Seluruh sampel yang dikumpulkan kemudian disimpan dalam wadah penyimpanan bernama Sample Analysis at Mars (SAM). Sampel ini kemudian akan dipanaskan menggunakan sebuah cangkir untuk menguji kandungan gas,

Gas inilah yang nantinya akan dipelajari untuk mengetahui kandungan kimia serta sejarah asal-usul Mars.

Curiosity diketahui menggunakan 74 cangkir sampel dengan 9 diantaranya siap untuk digunakan untuk eksperimen kimia basah (wet chemistry experiments). Sampel yang telah larut ini dapat dideteksi dari kandungan senyawa organiknya.

Hasil penelitian ini diperkirakan dapat diketahui oleh para peneliti tahun depan. Uji ini juga merupakan uji kimia basah pertama yang dilakukan di Planet Merah. (ndn/evn)

Halaman Selanjutnya >>>>


VIDEO: Fitur Baru Facebook di Bidang Kesehatan

VIDEO: Fitur Baru Facebook di Bidang Kesehatan

AFPTV, CNN Indonesia | Rabu, 30/10/2019 17:35 WIB

Bagikan :  

Jakarta, CNN Indonesia -- Fitur baru di Facebook akan membantu pengguna melacak preventif kesehatan dan membuat personal rekomendasi.

Halaman Selanjutnya >>>>


Daftar Ponsel Obral Samsung Hingga Xiaomi di Indocomtech 2019

Daftar Ponsel Obral Samsung Hingga Xiaomi di Indocomtech 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Vendor-vendor ponsel mengobral ponsel-ponsel besutannya di perhelatan Indocomtech 2019. Vendor seperti Samsung, Huawei, Xiaomi, Oppo hingga Vivo berani memberikan harga clearance sale untuk ponsel-ponsel besutannya.

Dalam ajang pameran teknologi informasi dan komunikasi di Jakarta Convention Center (JCC) tersebut, para vendor memotong harga ponsel hingga Rp8 juta.

Tak hanya ponsel entry level dan mid-level, ponsel kelas premium juga turut diobral. Contohnya Samsung, vendor asal Korea Selatan ini berani mengobral ponsel premium seperti Samsung Note 8 hingga Samsung Galaxy 9 Series.

Tak ketinggalan vendor asal China, Huawei juga turut mengobral Huawei P20. Xiaomi bahkan berani mengobral ponsel gaming sub brand Pocophone F1 yang dirilis tahun lalu.

Oppo di sisi lain juga turut mengobral Find X yang terkenal dengan mekanisme kamera gesernya. Bahkan ponsel yang dirilis awal 2019, Oppo R17 juga turut diobral.

Akan tetapi patut diingat bahwa barang-barang yang diobral merupakan barang ex-display. Artinya barang tersebut adalah barang contoh atau pajangan. Lebih lanjut, mungkin saja ponsel tersebut telah dipegang oleh banyak calon pembeli sebelumnya.

Di sisi lain, menghadirkan lebih dari 250 perusahaan teknologi, Indocomtech 2019 menargetkan lebih dari 200 ribu pengunjung. Tahun lalu, pameran ini mencatatkan transaksi sebesar Rp639 miliar dengan total pengunjung kurang lebih 185 ribu.


Samsung
Samsung Note 8: Rp5 juta dari Rp13 juta.
Samsung Galaxy S9 64GB: Rp6 juta dari Rp11,5 juta
Samsung Galaxy S9 Plus 64GB: Rp7 juta dari Rp13 juta

Huawei
P20 PRO 6GB/ 128GB: RP4 juta dari Rp12 juta
Mate 20 Prp 6GB/ 128GB: Rp5,5 juta dari Rp12 juta.

Xiaomi
Mi Redmi 6A 2GB/ 16GB: Rp909 ribu dari Rp1,3 juta
Mi Redmi 6 3GB/ 32GB: Rp1,1 juta dari Rp1,6 juta
Pocophone F1 6GB/ 64GB: Rp2,8 juta dari Rp4,7 juta

Oppo
Find X: Rp5,5 juta dari Rp13 juta
R17 PRO 8GB/ 128GB: Rp4juta dari Rp10 juta
F9 4GB/ 64GB: Rp1,7 juta dari Rp3,7 juta
F11 4GB/ 128GB: Rp2,3 juta dari Rp4 juta
F11 Pro 6GB/ 64GB: Rp2,8 juta dari Rp5 juta.

Vivo
Vivo V11 4GB/64GB: Rp1,9 juta dari Rp3,5 juta
Vivo V11 6GB/ 64GB: Rp2,1 juta dari Rp4 juta
V15 Pro 6GB/ 128GB: Rp3 juta dari Rp5,7 juta (jnp/eks)

Halaman Selanjutnya >>>>


Bos Dealer Sebut Cara Chevrolet Pergi Lebih Elegan dari Ford

Bos Dealer Sebut Cara Chevrolet Pergi Lebih Elegan dari Ford

[unable to retrieve full-text content]Auto Kencana Group merupakan perusahaan dealer yang pernah bekerja sama dengan General Motors - Chevrolet dan Ford. Kedua merek itu sudah berhenti jualan.

Halaman Selanjutnya >>>>


Polisi Keluhkan Sulit Minta Data ke Facebook dkk

Polisi Keluhkan Sulit Minta Data ke Facebook dkk

Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengakui polisi mengalami kesulitan untuk memperoleh data yang disimpan Facebook dan media sosial lain. Kesulitan ini menurut Kasubdit III Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Kurniadi lantaran keterbatasan kewenangan penyidik terhadap platform media sosial.

Menurutnya, polisi harus meminta data-data pengguna yang dipegang oleh Facebook untuk penegakan aturan UU ITE. Khususnya dalam penanganan konten-konten negatif seperti ujaran kebencian, hoaks, hingga pencemaran nama baik. Ia mengatakan konten negatif marak terjadi terutama saat Pemilu Serentak 2019.

"Kita harus memohon ke Facebook untuk meminta data. Di atas 50 persen kita banyak yang tidak dikasih. Di bawah 50 persen persen itu dikasih kalau kita beri alasan secara spesifik bahwa itu adalah kejahatan," ujar Kurniadi kepada awak media di Hotel Grand Hyatt, Selasa (29/10).

Kurniadi mengatakan data-data pengguna tersebut diperlukan agar polisi bisa menindak tersangka pelanggaran UU ITE dari platform media sosial.

"Kita kemarin menghadapi pemilu, banyak berita hoaks, ujaran kebencian, segala macam. Data registrasi pemilik akun itu tidak terungkap kalau kita tidak dikasih data oleh pemilik platform," kata Kurniadi.

Untuk itu Kurniadi menyebut ke depan pihak kepolisian akan melakukan pendekatan personal untuk memudahkan permintaan data. Menurutnya, pendekatan ini akan dilakukan kepada Facebook yang ada di pusat maupun di Indonesia, Twitter dan platform media sosial lainnya.

Pada Maret lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mencatat adanya peningkatan hoaks politik jelang Pilpres 2019. Saat itu, mulai tanggal 1 - 20 Maret, terdata sekitar 200 peredaran hoaks.

"Kalau bulan Februari itu ada 300 hoaks. Sementara sampai pada 20 Maret ini sudah lebih dari 200 hoaks. Akhir bulan bisa tembus 400 hoaks," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu saat itu.

Menurut Undang Undang yang berlaku di Indonesia, pelaku penyebaran hoaks bisa terancam pasal 28 ayat 1 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang meliputi soal ujaran kebencian. (jnp/eks)

Halaman Selanjutnya >>>>


Ekonomi Global Tak Menentu, Jokowi Kok Pamer Foto Payung?

Ekonomi Global Tak Menentu, Jokowi Kok Pamer Foto Payung?

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Jokowi kembali mengunggah foto di media sosialnya. Namun, kali ini hanya sebuah foto dengan gambar payung berwarna merah, dengan ilustrasi pesan 'tantangan perekonomian global'.

"Di tengah situasi perekonomian dunia yang tidak menentu, kita perlu sedia payung sebelum hujan: menggenjot ekspor, substitusi barang-barang impor, dan meningkatkan investasi," kata Jokowi dikutip dari akun resmi media sosial Instagram dan Facebooknya, Rabu (30/10).

Pesan semacam ini, bukan kali pertama keluar dari Jokowi. Pada awal September 2019, Jokowi dalam kesempatan rapat terbatas (ratas) kabinet bersama jajaran menteri terdahulu, pernah melontarkan hal yang sama. Ratas kala itu, bertema soal antisipasi perkembangan perekonomian dunia. 



"Payung harus kita siapkan. Kalau hujannya besar, kita nggak kehujanan. Kalau gerimis, kita nggak kehujanan," tegas Jokowi, Rabu (4/9/2019).

Jokowi menilai, ancaman resesi semakin nyata yang terefleksikan dari depresiasi sejumlah mata uang negara berkembang seperti Yuan, China, maupun Peso, Argentina. Kondisi ini, mau tidak mau harus dihadapi.

"Dan kita harapkan, langkah antisipatif sudah benar-benar konkret kita siapkan dan berharap, perlambatan pertumbuhan ekonomi dan dampak dari resesi bisa kita hindarkan," kata Jokowi.

(hoi/hoi)

Halaman Selanjutnya >>>>


Jelang FOMC, Asing Makin Deras Merangsek Masuk ke Pasar SUN

Jelang FOMC, Asing Makin Deras Merangsek Masuk ke Pasar SUN

Jakarta, CNBC Indonesia -Investor asing diketahui sedang mendominasi transaksi pembelian obligasi rupiah pemerintah sehingga menciptakan reli penguatan harga yang sudah tercipta sejak akhir bulan lalu. Penguatan harga telah membuat tingkat imbal hasil (yield) wajar seri acuan 10 tahun menembus level psikologis 7%."Investor lokal banyak yang profit taking dan rata-rata tidak berani masuk, sehingga investor asing yang menarik harga," ujar Ramdhan Ario Maruto, Associate Director & Head of Fixed Income Division PT Anugerah Sekuritas Indonesia, sore ini (30/10/19).Data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menunjukkan investor asing masih memiliki surat utang negara (SUN) rupiah senilai Rp 1.057 triliun, tertinggi sepanjang sejarah.
Mayoritas pembelian investor asing, lanjutnya, dilakukan pada tenor menengah panjang baik pada seri acuan 10 tahun yaitu FR0078 maupun seri-seri yang akan digunakan sebagai seri acuan tahun depan. Seri acuan ditentukan Kementerian Keuangan untuk seri 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, dan 20 tahun yang akan diganti setiap tahunnya. Seri acuan tahun ini adalah FR0077 bertenor 5 tahun, FR0078 bertenor 10 tahun, FR0068 bertenor 15 tahun, dan FR0079 bertenor 20 tahun. Di pasar, sudah ada seri FR0081 bertenor 6 tahun depan yang akan jatuh tempo 2025, FR0080 tenor 11 tahun yang jatuh tempo 2030, dan FR0082 tenor 16 tahun yang akan jatuh tempo pada 2035. Tahun depan, FR0081, FR0080, dan FR0082 sangat besar kemungkinannya akan menjadi tenor acuan bagi tenor 5 tahun, 10 tahun, dan 15 tahun.Faktor utama dari penguatan tersebut adalah ekspektasi adanya penurunan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) pada 30 Oktober tengah hari waktu setempat atau Kamis pagi dini hari waktu Indonesia.Saat ini pelaku pasar global memprediksi penurunan suku bunga acuan AS, yang biasa disebut Fed Fund Rate, akan dilakukan dalam Pertemuan Komite Pasar Terbuka (FOMC) nanti dengan probabilitas 98,3% yang sudah naik dari posisi kemarin 95,1%.Pada dasarnya, penurunan suku bunga acuan dapat memicu turunnya kupon penerbitan obligasi baru, sehingga seri-seri yang sudah beredar di pasar akan diburu karena kuponnya masih tinggi. Begitu juga dengan penurunan di pasar obligasi AS, yang biasa disebut US Treasury, maka akan memancing investor untuk memburu instrumen tersebut.Selain potensi penurunan suku bunga, faktor lain yang menyebabkan agresifnya investor asing di pasar SUN adalah momentum menjelang akhir tahun, di mana pemerintah biasanya meniadakan lelang yang sudah terjadwal begitu pembiayaan dari penerbitan efek utang sudah dinilai cukup. Tahun lalu, pemerintah meniadakan tiga kali lelang dimulai pada akhir November.Karena itu, investor juga memburu instrumen SUN karena jika lelang ditiadakan maka satu-satunya pasar yang menyediakan efek utang rupiah adalah di pasar sekunder yang potensi kenaikan harganya lebih lebar dibandingkan lelang rutin."[Kami prediksi] lelang masih bisa dua atau tiga kali lagi [hingga akhir tahun]," tambah Ramdhan.Hari ini, harga pasar wajar obligasi seri acuan naik semua, terutama pada seri 10 tahun hingga menekan tingkat imbal hasilnya (yield) menembus level psikologis 7%, tepatnya pada 6,99%.Data pasar wajar PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI/IBPA) menunjukkan penurunan yield wajar terjadi 1,63 basis poin (bpd) dari posisi kemarin 7,01%. Pergerakan harga dan yield obligasi saling bertolak belakang di pasar sekunder, sehingga ketika harga naik maka akan menekan yield turun, begitupun sebaliknya. Yield yang menjadi acuan hasil investasi yang didapat investor juga lebih umum dijadikan acuan transaksi obligasi dibanding harga karena mencerminkan kupon, tenor, dan risiko dalam satu angka.SUN adalah surat berharga negara (SBN) konvensional rupiah yang perdagangannya paling ramai di pasar domestik, sehingga dapat mencerminkan kondisi di pasar obligasi secara umum. Keempat seri yang menjadi acuan pasar adalah FR0077 bertenor 5 tahun, FR0078 bertenor 10 tahun, FR0068 bertenor 15 tahun, dan FR0079 bertenor 20 tahun. Seri acuan dengan harga wajar yang paling menguat adalah FR0077 yang bertenor 5 tahun dengan penurunan yield 2,55 basis poin (bps) menjadi 6,41%. Besaran 100 bps setara dengan 1%.

 

 

Yield Wajar Obligasi Negara Acuan 30 Okt'19

Seri

Jatuh tempo

Yield 29 Okt'19 (%)

Yield 30 Okt'19 (%)

Selisih (basis poin)

FR0077

5 tahun

6.4388

6.4133

-2.55

FR0078

10 tahun

7.0116

6.9953

-1.63

FR0068

15 tahun

7.4706

7.4674

-0.32

FR0079

20 tahun

7.6782

7.6741

-0.41

Sumber: IBPA

 

 

Yield Obligasi Negara Acuan 30 Okt'19

Seri

Jatuh tempo

Yield 29 Okt'19 (%)

Yield 30 Okt'19 (%)

Selisih (basis poin)

Yield wajar IBPA 30 Okt'19 (%)

FR0077

5 tahun

6.467

6.465

-0.20

6.4133

FR0078

10 tahun

7.033

7.033

0.00

6.9953

FR0068

15 tahun

7.497

7.51

1.30

7.4674

FR0079

20 tahun

7.69

7.699

0.90

7.6741

Sumber: Refinitiv

 

Penguatan SBN hari ini juga membuat selisih (spread) yield obligasi rupiah pemerintah tenor 10 tahun dengan yield surat utang pemerintah AS (US Treasury) tenor serupa mencapai 520 bps, melebar dari posisi kemarin 519 bps. Yield US Treasury 10 tahun turun lagi 0,7 bps hingga 1,82% dari posisi kemarin 1,83%.

Terkait dengan pasar US Treasury, saat ini inversi pada yield pasangan seri 3 bulan-5 tahun, 2 tahun-5 tahun, 3 tahun-5 tahun, 3 bulan-10 tahun, dan 2 tahun-10 tahun sudah menghilang. Padahal, sebelumnya inversi pada tenor-tenor itu lumrah terjadi sejak perang dagang China-AS memanas pada April lalu.

Saat ini pelaku pasar global lebih menantikan inversi yang terjadi pada yield tenor 2 tahun-10 tahun yang sudah menghilang, karena menjadi indikator yang lebih menegaskan kembali bahwa potensi resesi AS semakin dekat dibanding inversi tenor lain. Inversi adalah kondisi lebih tingginya yield seri lebih pendek dibanding yield seri lebih panjang.

Inversi tersebut membentuk kurva yield terbalik (inverted yield curve), yang menjadi cerminan investor yang lebih meminati US Treasury seri panjang dibanding yang pendek karena menilai akan terjadi kontraksi jangka pendek, sekaligus indikator adanya potensi tekanan ekonomi bahkan hingga krisis.

 

Yield US Treasury Acuan 28 Okt'19

Seri

Benchmark

Yield 29 Okt'19 (%)

Yield 30 Okt'19 (%)

Selisih (Inversi)

Satuan Inversi

UST BILL 2019

3 Bulan

1.644

1.639

3 bulan-5 tahun

-1.5

UST 2020

2 Tahun

1.642

1.638

2 tahun-5 tahun

-1.6

UST 2021

3 Tahun

1.649

1.644

3 tahun-5 tahun

-1

UST 2023

5 Tahun

1.659

1.654

3 bulan-10 tahun

-18.7

UST 2028

10 Tahun

1.835

1.826

2 tahun-10 tahun

-18.8

Sumber: Refinitiv

 

Terkait dengan porsi investor di pasar SBN, data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu (DJPPR) terakhir menunjukkan investor asing menggenggam Rp 1.057 triliun SBN, atau 39,15% dari total beredar Rp 2.701 triliun berdasarkan data per 28 Oktober. Angkanya masih menjadi rekor tertinggi kepemilikan investor asing sepanjang masa.

Angka kepemilikannya masih positif Rp 164,28 triliun dibanding posisi akhir Desember Rp 893,25 triliun, sehingga persentasenya masih naik dari 37,71% pada periode yang sama. Sejak akhir pekan lalu, investor asing tercatat masuk ke pasar SUN senilai Rp 3,51 triliun, sedangkan sejak awal bulan masih surplus Rp 28,14 triliun.

Penguatan di pasar surat utang hari ini juga terjadi di pasar ekuitas, sedangkan rupiah di pasar valas turun tipis terhadap dolar AS.

 

Yield Obligasi Tenor 10 Tahun Negara Maju & Berkembang

Negara

Yield 29 Okt'19 (%)

Yield 30 Okt'19 (%)

Selisih (basis poin)

Brasil

6.48

6.51

3.00

China

3.317

3.325

0.80

Jerman

-0.356

-0.362

-0.60

Prancis

-0.058

-0.063

-0.50

Inggris

0.711

0.691

-2.00

India

6.679

6.666

-1.30

Jepang

-0.117

-0.118

-0.10

Malaysia

3.462

3.464

0.20

Filipina

4.54

4.55

1.00

Rusia

6.39

6.39

0.00

Singapura

1.772

1.78

0.80

Thailand

1.6

1.59

-1.00

Amerika Serikat

1.835

1.828

-0.70

Afrika Selatan

8.2

8.215

1.50

Sumber: Refinitiv

TIM RISET CNBC INDONESIA

(irv/irv)

Halaman Selanjutnya >>>>